konsistensi Pelayang Tuhan Di Mimbar
dari judulnya udah keliatan mau mengkritik pelayan Tuhan ni, he he he….
ehm..sebenarnya bukan mengkritik, but…meresponi keadaan pelayan Tuhan di gereja yang kurang konsisten…
ehm..pelayan Tuhan tentunya diberikan Talenta dari Tuhan terutama untuk pelayan mimbar, singer, pemain music, mc, pewarta, song leader, worship leader, apapun bentuk pelayan yang kelihatan di mimbar…
pelayan Tuhan yang diberikan talenta untuk pelayan di mimbar harus JUJUR mengakui kesombongan diri yang kerap kali ditunjukkan ketika pelayan berlangsung,…..
perasaan ini sering kali menghantui pelayan Tuhan, apalagi pelayan Tuhan yang belum dewasa rohani nya dan tergolong usia remaja,,….
bagaimana menanggulangi hal ini??? kita tentunya tidak boleh melayani dengan sikap seperti ini bukan berarti kita meninggalkan pelayanan untuk menyelesaikan masalah.,….
berdoa dan berserah kepada Tuhan, perbaiki hubungan dengan Tuhan itu merupakan fondasi dasar dalam melayani Tuhan….
ketka fondasi pelayanan kita telah kuat, kita tahu untuk apa kita melayani, kenapa kita harus melayani, kepada siapa kita melayani, sikap kita dalam melayani, misalnya tidak telat, latian, tidak jemu dan jenuh melayani, mempersiapkan rohani yang baik…..saat kita menyadari semua ini, tentunya motivasi-motivasi aneh dan motivasi-motivasi yang bertentangan denga pelayanan sesungguhnya akan pudar and fade….he he he
Let’s Try….
saya masih ingat ketika pdt Freddy lay dari GKMB Jakarta Mangga Dua mengatakan bahwa semua ibadah yang berhasil adalah bersentralkan kepada kemuliaan Tuhan….bukan egosenttris tetapi Jesus-sentris…
soli deo gloria…
selamat melayani…..
April 16th, 2005 at 7:47 am
woi li kung cai..hehehe
senang blogging juga ya.. nulis yang asik dong..jangan serius2..hehehe.. lanjut S2 di SAAT mau?
Eh ‘fade’ itu kan efek di movie, menghilang pelan-pelan,tapi muncul lagi…:)
atau sebaliknya.. j/k
Cari buku ini nih bagus :
Kepemimpinan Kristen karangan Sendjaya.