lagi lagi hymn vs kontemporer
Friday, November 9th, 2007a m…….ehm kalo dengar masalah itu pasti jawabannya gak selesai2..
format ibadah ibdh yang asalah adalah sbb :
1. format ibadah liturgis masih kacau, tidak mau menerima kritikan dari jemaat
2. ibadah menggunakan lagu kontemporer…gak salah sih, tapi lebih baik kita pake hymn, karena biar bisa mengcover segala usia jemaat, termasuk yang tua2, pada gak suka kontemporer semua.
3. kontemporer seharusnya di ibadah malam atau persekutuan.
4. kekurangan pemain musik, SDM, tetapi maksakan kondisi pake kontemporer, yang tentunya menuntut tim BAND, sehingga banyak sekali comot pemain musik, dalam arti tidak jelas kepribadian pemain musik dan kesiapannya asal di comot saja…
5. Gereja mengganti semua ibadah dengan kontemporer dengan alasan ingin menambah kuantitas jemaat, nyatanya,tidak bertambah hingga sekarang, malah turun, ini membuktikan proggram ini tidak berhasil sama sekali….
6. gereja menemukan beberapa kali hamba Tuhan menegur, tapi dianggap dingin saja oleh majelis…
so…?????
nah itulah beberapa kesimpulan yang aku ambil…
sebuah gereja dengan format ibadah dan lagu2nya, serta tata cara managemen gereja dan visi misi nya yang baik, itu lah yang saya rindukan selalu bisa dihadirkan di tarakan…
God Guide us to have a better church life….